Home » News » Politik & Pemerintahan » PPN Hasil Pertanian Turun 1%, Bara: Dimasa Pandemi Covid Ini Harusnya Turun 0%

PPN Hasil Pertanian Turun 1%, Bara: Dimasa Pandemi Covid Ini Harusnya Turun 0%

Anggota DPRD Sulut, Alfian Bara

SULUT – Desakan Masyarakat maupun pemerintah provinsi Sulut terkait dengan pengenaan PPN 10 persen atas hasil perkebunan dan pertanian pun di dengar Pemerintah Pusat.

Dimana PPN yang sebelumnya sebesar 10 Persen, kini turun menjadi 1 persen.

Menanggapi hal itu, Anggota DPRD Sulut, Alfian Bara mengatakan bahwa turunnya PPN 1 Persen atas hasil perkebunan dan pertanian masyarakat sudah baik.

“Saya apresiasi kebijakan Pemerintah Pusat menurunkan PPN sampai pada nilai 1%,” ucap Politisi Partai Nasdem itu, jumat (14/8) diruang Fraksi Nasdem Sulut.

Namun disisi lain Politisi Dapil Bolmong raya itu mengungkapkan ada baiknya di masa pandemi Covid-19 ini pemerintah Pusat mengeluarkan kebijakan untuk menurunkan lagi PPN senilai 0%.

“Melihat situasi sekarang yakni Pandemi Covid-19, PPN harus turun 0%. Dan juga paling banyak menerima subsidi dari pemerintah adalah petani, kenapa lagi harus dibebankan PPN 1%. Jadi saya meminta kepada Pemerintah Pusat untuk menurunkan PPN 0%,” pungkas Personil Komisi II DPRD Sulut itu.

(Ardybilly)

Promo Daihatsu Manado 2018

Tentang ardy

seputarsulut.com memberikan kesempatan kepada anda yang ingin mempublikasikan berita/kejadian yang ada disekitar anda. Selain itu, Kami juga akan akan membantu mempromosikan usaha anda baik melalui seputarsulut.com maupun lewat situs jejaring sosial yang kami kelolah. Ayo berbagi informasi seputar sulawesi utara lewat facebook, Google+ atau anda bisa follow akun kami di twitter

Lihat juga

Tidak Hadir di Rapat BAPEMPERDA, GERUNGAN: Jadwal Berbenturan Dengan Agenda Komisi IV

SULUT – Sorotan kepada beberapa Anggota BAPEMPERDA DPRD Sulut terkait ketidakhadiran pada pembahasan ranperda protokol …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silahkan jawab pertanyaan sebelum mengirimkan komentar: