
Seputarsulut.com, Sulut – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Menggelar rapat rutin setiap 3 bulan sekali. Rabu (9/6). Di ruang serbaguna kantor DPRD Sulut.
Adapun beberapa hal yang di bahas dalam rapat rutin tersebut, namun yang paling mendapat sorotan dalam rapat itu adalah Apresiasi ketua DPRD Sulut dr. Andy Silangen terhadap kinerja Bapemperda yang dia lantunkan lewat pujian kepada Ketua dan wakil ketua Bapemperda Bu Winsulangi Salindeho dan Melky J. Pangemanan yang mama sudah bekerja maksimal untuk hadirkan berapa perda inisiatif yang menjadi produk hukum dari DPRD Sulut.
“Kita harus memberikan penghargaan kepada teman-teman yang masuk BAPEMPERDA. Ada motor yang luar biasa di Bapemperda yakni Pak Melky wakil Bapemperda. Semangatnya sangat luar biasa, bisa tandem dengan Bu (Winsulangi Salindeho) yang punya pengalaman Birokrat 10 tahun diperlengkapi dengan fisik yang luar biasa, dan ditahun 2021 ini perda inisiatif bisa tiga diselesaikan,” puji Silangen.
dr. Andy juga membeberkan bahwa sudah 7 tahun DPRD Sulut tidak mengeluarkan perda inisiatif, pada hal perda inisiatif ini merupakan fungsi legislasi. Sehingga tidak ada namanya sosper atau sosialisasi perda.
” Periode sebelumnya tidak ada perda inisiatif. Tapi dibulan kemarin sudah ada satu perda inisiatif yang disahkan, dan kedepan ada dua perda inisiatif yang sedang dikerjakan dan ditahun 2021 ini pasti akan selesai yaitu Ranperda Disabilitas dan Pengendalian Sampah Plastik itu lagi dibahas,” bebernya politisi PDIP itu.
Dia juga menambahkan, “Dan juga ada perda-perda luncuran dari teman-teman periode yang lalu termasuk perda irigasi dan perda pohon. Itu kita juga akan selesaikan, sehingga fungsi legislasi ini selalu saya ingatkan, karena teman-teman yang menjalankan fungsi pengawasan itu sudah luar biasa. Disetiap kesempatan, RDP dan turun lapangan. Tapi jangan lupa fungsi legislasi itu juga sebagai indikator, kalau di kedokteran ada indikator orang sehat, waktu kita beri obat kita tahu dia sehat, iyakan. Nah, indikator inilah yang harus menjadi fokus kita. Sekarang kalau tidak ada Perda, indikator kinerja utama adalah perda,” tambahnya.
Berikutnya ketua Andy mengatakan Sosper akan dilakukan bulan juni tahun ini, mengingat sudah ada perda inisiatif yang telah DPRD Sulut keluarkan dan baru tahun 2021 ini sudah di anggarkan khusus Sosialisasi Perda.