Home » News » Politik & Pemerintahan » Jelang Natal Dan Tahun Baru, Victor Mailangkay: Harga Sembako Normal
Rental Mobil Murah di Manado

Jelang Natal Dan Tahun Baru, Victor Mailangkay: Harga Sembako Normal

SULUT – Sudah menjadi tradisi di Sulut saat menjelang Natal dan Tahun Baru 2020, kebutuhan masyarakat dalam hal ini sembako naik drastis, pemerintah pun harus bekerja ekstra terkait ketersediaan bahan serta harganya.

Menyikapi hal ini, Wakil Ketua DPRD Sulut Victor Mailangkay mengatakan Harga sembako di Sulawesi Utara Jelang Natal dan Tahun Baru 2020 sampai detik ini masih stabil.

“Beberapa hari lalu saat saya mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Perdagangan RI Jerry Sambuaga dibeberapa pusat perbelanjaan dan pasar tradisional di Kota Manado, bahwa harga sembako cenderung stabil, bahkan ada yang mengalami penurunan seperti tomat, Dari Rp8.000 jadi Rp4.000. Nah, di Golden Swalayan masih jual Rp8.000 karena mereka beli stok lama. Tapi, yang kami cek di pasar Pinasungkulan (Karombasan) cuma Rp4.000. Itu, harga waktu itu. Jadi, ternyata stok cukup, baik sembako maupun barito (rempah-rempah), stok cukup harga stabil. Kami berharap, ini tetap terjaga,” jelas Sekretaris DPW Nasdem Sulut itu, Selasa (17/12/2019) di ruangan kerjanya.

Dirinya juga mengungkapkan, keluhan waktu pertemuan dengan masyarakat, fluktuasi (Ketidakpastian) harga barito terjadi karena tidak ada Cold Storage (Penyimpanan dingin).

“Diharapkan ada pendingin supaya itu, kalau cabai murah, taruh di cold storage. Taruh di situ, disetiap pasar ada. Supaya dia menstabilisasi harga, ketika cabai mahal, kasih keluar dari situ. Begitu juga tomat dan bawang. Nah, bawang memang dari luar masuk untuk menstabilitas harga, dan itu masih tersedia stok bawang merah dan bawang putih. Jadi, masyarakat akan memasuki Natal dan Tahun Baru, dalam stok yang cukup,” ungkapnya.

Mailangkay mengimbau, untuk para pedagang, jangan menaikan harga maupun menimbun stok bahan sembako, karena itu termasuk pelanggaran pidana.

“Untuk pedagang, ya.. Jangan kasih naik harga. Dan, itu pidana kalau menyimpan bahan-bahan pokok itu. Penimbun ada kena sangsi itu. Jadi, janganlah melakukan pelanggaran dengan menimbun untuk mencari untung yang besar yang menyusahkan rakyat. Biarlah mengalir untung sedikit tapi lancar. Itu jauh lebih bagus daripada untung besar, berurusan dengan aspek hukum,” harapnya.

(Ardybilly)

Tentang ardy

seputarsulut.com memberikan kesempatan kepada anda yang ingin mempublikasikan berita/kejadian yang ada disekitar anda. Selain itu, Kami juga akan akan membantu mempromosikan usaha anda baik melalui seputarsulut.com maupun lewat situs jejaring sosial yang kami kelolah. Ayo berbagi informasi seputar sulawesi utara lewat facebook, Google+ atau anda bisa follow akun kami di twitter

Lihat juga

Di Manado, Legislator ‘Pendatang Baru’  Paling Aktif Berikan Bantuan, ‘Wajah Lama’ Kemana?

  MANADO – Memasuki pekan ketiga masyarakat menjalani masa karantina di rumah masing-masing dalam rangka …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silahkan jawab pertanyaan sebelum mengirimkan komentar: