SULUT – Dalam rangka serap aspirasi masyarakat (Asmara) atau disebut dengan reses, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Wenny Lumentut kunjungi Desa Koha Barat, Kecamatan Mandolang, tepatnya di puncak Tetempengan hill, kamis (35/08/2016) kemarin.
Dalam pergelaran tersebut, Wenny didampingi oleh Camat Mandolang Jhon Kapoh, Sekcam Mandolang Frans Lasut serta Hukum Tua Koha Barat anthonius suluh.
Reses yang dihadiri puluhan warga Koha Barat tersebut, sangat mendukung komitmen Wenny membangun Bukit Tentempangan menjadi salah satu icon olahraga. Pasalnya, puncak tersebut sudah menjadi tempat para pecinta paragliding (paralayang) beraksi.
“Karena di Desa Koho Barat generasi mudanya banyak yang berpotensi maka baiknya di bangun juga saran lain seperti lapangan Volly, Basket, bahkan ring tinju,” ujar Jefry Langi Sekertaris Desa.
Berbeda dengan itu, sandra lohonoumen, ibu PKK Koha Barat meminta agar DPRD membantu kegiatan adat maengket.
“Kami juga meminta bantuan untuk tim tarian maengket kita yang sudah ada, entah bantuan dari pelatih atau kostum. Juga alat musik kolontang,” ujarnya Sandra yang juga tergabung dalam Pembinaan Kesejahteraan Keluarga Desa Koho Barat.
Menanggapi asmara yang telah diterima. Wenny mengatakan, akan melihat kondisi agar bisa di bangun juga tempat olahraga lainnya di bukti ini, atau pun khususnya di desa Koha Barat.
“Bahkan saya akan datangkan pelatih terkenal untuk tarian Maengket, kalau sudah bagu baru diberikan kostum dan akan diikutkan di lomba-lomba tingkat nasional,” pungkas Lumentut.
Selain itu, Wenny mengatakan akan memberikan bibit cengkih untuk kelompok tani.
“Untuk kelompok tani, akan disediakan 200 bibit cengkih. Kemungkinan 1 atau 2 bulan kedepan bibit itu sudah ada,” tuturnya. (Ardybilly)