Home » News » Straigh News » Reses James Karinda, Warga Ranomut Minta Adanya Pemerataan Pembangunan di Sulut
Rental Mobil Murah di Manado

Reses James Karinda, Warga Ranomut Minta Adanya Pemerataan Pembangunan di Sulut

SULUT – Dalam rangka mendengarkan dan menyerap aspirasi konstituen atau disebut dengan reses, semua anggota DPRD Sulut turun kembali ke dapil masing-masing.

Kewajiban inipun langsung dilakukan ketua Komisi IV DPRD Sulut, James Karinda, dengan memulai reses I tahun 2019 di Perumahan Camar Asri Ranomut, Manado, sabtu (6/4/19) malam.

Kesempatan ini tak disia-siakan konstituen. Warga Ranomut sangat antusias mengikuti kegiatan tersebut guna menyuarakan keluhan-keluhan mereka.

Ini sejumlah keluhan – keluhan dari Warga Ranomut:

– Adanya pemerataan pembangunan di Sulut, Jangan cenderung mengkhususkan pembangunan hanya diminut. Ingat, di Sulut ada 15 kabupaten/kota dan penduduk tersebar di 15 kabupaten/kota.

РPenerimaan THL yang baru mengorbankan THL yang lama, termasuk para guru-guru yang telah mengajar sekian lama di beberapa  SMA/SMK di ganti begitu saja.

Menanggapi keluhan tersebut, karinda pun mengatakan hampir semua aspek pembangunan dalam program 3 tahun ini pendekatannya politik. Ditambah dengan adanya pilkada sehingga anggarannya tersedot kesitu.

“Kedepannya, pasti saya akan berjuang adanya pemerataan pembangunan di Sulut,” ucap Karinda.

Mengenai masalah THL, Karinda menuturkan ” Hal ini akan saya tampung untuk diperjuangkan,” tutupnya.

(Ardybilly)

Tentang ardy

seputarsulut.com memberikan kesempatan kepada anda yang ingin mempublikasikan berita/kejadian yang ada disekitar anda. Selain itu, Kami juga akan akan membantu mempromosikan usaha anda baik melalui seputarsulut.com maupun lewat situs jejaring sosial yang kami kelolah. Ayo berbagi informasi seputar sulawesi utara lewat facebook, Google+ atau anda bisa follow akun kami di twitter

Lihat juga

Bupati Talaud Sry Wahyuni Manalip dijemput KPK

  Manado.- Menghebohkan dunia maya Bupati Kepulauan Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip SE terlihat dijemput …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silahkan jawab pertanyaan sebelum mengirimkan komentar: