Home » News » Politik & Pemerintahan » 2 Tahun Wali Dan Wawali Manado Didiskusikan
Rental Mobil Murah di Manado

2 Tahun Wali Dan Wawali Manado Didiskusikan

Foto Humas Protokol Cerdas Manado.

MANADO –  Dialog Publik 2 Tahun Kepemimpinan GSVL-Mor di What’s Up Café Megama, Walikota Vicky Lumentut Dan Wawali Mor Bastiaan Diskusi Terbuka Dengan Jurnalis .  Dialog Publik dalam rangka dua tahun kepemimpinan Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE, dilaksanakan Tim Media GSVL-Mor yakni PENAMAS bekerjasama dengan Bagian Pemerintahan dan Hubungan Masyarakat (Humas) Pemerintah Kota (Pemkot) Manado di What’s Up Café, Kawasan Megamas, Senin (07/05) siang hingga sore tadi.

Foto Humas Protokol Cerdas Manado.

Tampak hadir sejumlah pejabat Pemkot Manado diantaranya Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Micler CS Lakat SH MH, Asisten III bidang Administrasi Umum Frans Mawitjere SH, beberapa kepala Perangkat Daerah serta Camat se-Kota Manado.

Dalam kesempatan itu, Walikota Vicky Lumentut yang meluangkan waktu duduk dalam diskusi mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Panitia Pelaksana. Bahkan, dirinya sempat menjawab beberapa pertanyaan dari audience yang hadir. “Terima kasih saya atas kehadiran teman-teman sekalian untuk berdialog dalam rangka dua tahun kepemimpinan saya dan Pak Mor. Saya menyadari masih ada pekerjaan rumah yang harus kami selesaikan pada tiga tahun berikutnya. Karena itu, saya minta dukungan dari kita semua untuk ikut mengawal setiap program pembangunan di Kota Manado,” ujar orang nomor satu di Manado itu.

Foto Humas Protokol Cerdas Manado.

Terkait berbagai pekerjaan yang belum selesai seperti revitalisasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Tondano, Walikota Vicky Lumentut menjelaskan masih terkendala pembebasan lahan. Karena, ada yang memiliki sertifikat dengan luasan hingga ke sungai. Padahal, sungai tidak boleh diklaim menjadi milik masyarakat.

“Memang revitalisasi DAS Tondano sampai saat ini belum selesai, karena ada kendala dalam pembebasan lahan. Ada yang mengklaim sungai merupakan bagian dari sertifikat yang dimiliki. Ini tidak akan ketemu, yang punya uang juga tidak mau membayar luasan sungai yang nantinya bermasalah hukum, meskipun mereka memiliki dokumen sertifikat yang legal,” tukas Walikota Vicky Lumentut menjawab pertanyaan seorang wartawan.

Foto Humas Protokol Cerdas Manado.

Acara yang dipandu Pengamat Politik dan Pemerintahan Taufik Tumbelaka itu, terlihat ramai dengan pertanyaan yang dilontarkan peserta dialog yang didominasi para jurnalis. Salah satunya, tentang pelaksanaan iven pariwisata Manado Fiesta 2018.

“Manado Fiesta 2018 tetap jalan, kalaupun ada kekurangan disana-sini kita akan benahi. Ini kan baru tahun kedua, kalau sudah tahun ketiga, keempat dan seterusnya kemudian ditemukan ada masalah, ya silahkan diproses saja. Tapi, saya mau tegaskan disini, silahkan diproses hukum kalau ada aparat kita yang bermasalah dan terindikasi melakukan perbuatan melawan hukum. Saya dan Pak Wakil akan mendukung hal ini,” tandas Walikota Vicky Lumentut.

Dialog Publik kemudian dilanjutkan Wawali Mor didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Dj Usulu. 

Tentang Redaksi

seputarsulut.com memberikan kesempatan kepada anda yang ingin mempublikasikan berita/kejadian yang ada disekitar anda. Selain itu, Kami juga akan akan membantu mempromosikan usaha anda baik melalui seputarsulut.com maupun lewat situs jejaring sosial yang kami kelolah. Ayo berbagi informasi seputar sulawesi utara lewat facebook, Google+ atau anda bisa follow akun kami di twitter

Lihat juga

Sekot Manado Lantik Pejabat Baru Kabinet Cerdas

  MANADO  –   Serahkan Empat SK Pergeseran Jabatan,  Sekda Micler : Rolling Jabatan Bentuk Pengisian dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silahkan jawab pertanyaan sebelum mengirimkan komentar: