Home » News » Politik & Pemerintahan » Walikota Sahkan MOU Pembangunan TPA 87 Kelurahan Di Manado
Rental Mobil Murah di Manado

Walikota Sahkan MOU Pembangunan TPA 87 Kelurahan Di Manado

Foto Steven Runtuwene.

MANADO – Kebersihan kota Manado akan semakin baik.  Buktinya pemerintah  pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia, menaruh perhatian besar terhadap program pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Manado dibawah kepemimpinan Walikota DR Ir G.S Vicky Lumentut SH MSi DEA dan Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan SE.

Buktinya, Walikota GSVL bersama beberapa Bupati dan Walikota, diundang Kementerian PUPR untuk menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau Perjanjian Kerjasama infrastruktur berbasis masyarakat dengan Direktorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya PLP, bertempat di Sanur Paradise Bali, Selasa (23/05) siang .

Foto Steven Runtuwene.

Dirinya berharap, dengan bantuan yang diberikan pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR, dapat dimanfaatkan dengan baik untuk membangun TPS 3R kelurahan. “Saya juga berharap, masyarakat Kota Manado bisa ikut membantu menjaga kebersihan serta mendukung rencana pembangunan TPS 3R,” tandasnya.

Penandatanganan MoU tersebut terkait respon pemerintah pusat atas usulan Pemkot Manado untuk membangun Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3R (Reduce, Reuse, Recycle) pada 87 kelurahan di Kota Manado. “Hari ini di Bali, saya diundang Kementerian PUPR Republik Indonesia untuk menandatangi MoU dengan Dirjen Cipta Karya. Usulan kami pemerintah Kota Manado menyangkut pembangunan TPS 3R di kelurahan-kelurahan yang ada di Kota Manado telah mendapat persetujuan pemerintah pusat lewat Kementerian PUPR,” jelas Walikota GSVL.

Foto Steven Runtuwene.

Lanjut dikatakan, pembangunan TPS 3R ini dilakukan untuk membantu penyelesaian masalah sampah di Kota Manado. Dimana, pasca terjadinya banjir bandang di Kota Manado pada 15 Januari 2014 lalu, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo, Kecamatan Tuminting, tidak mampu lagi menampung sampah dari rumah-rumah warga.

Foto Steven Runtuwene.

“Akibat jumlah sampah yang banyak dari masyarakat Kota Manado termasuk dari luar Manado, sehingga TPA kita tidak mampu lagi menampung. Sekarang ini, di TPA Sumompo tidak lagi lembah tetapi sudah berbentuk bukit. Ini juga terjadi karena pada tahun 2014 lalu, saat terjadi banjir bandang, seluruh sampah sisa material banjir semuanya dibawa ke sana, sehingga menyebabkan over kapasitas di TPA Sumompo,” tukas Walikota dua periode itu.

 

Foto Steven Runtuwene.
+9
SukaTunjukkan lebih banyak tanggapan

Komentari

banner-natal-pemprov1024

Tentang Redaksi

seputarsulut.com memberikan kesempatan kepada anda yang ingin mempublikasikan berita/kejadian yang ada disekitar anda. Selain itu, Kami juga akan akan membantu mempromosikan usaha anda baik melalui seputarsulut.com maupun lewat situs jejaring sosial yang kami kelolah. Ayo berbagi informasi seputar sulawesi utara lewat facebook, Google+ atau anda bisa follow akun kami di twitter

Lihat juga

BUKBER Bersama Komunitas Pedagang, Dirut Kientjem Serahkan Bantuan Pada Anak Yatim

Manado – PD Pasar Mengelar Buka Puasa Bersama dengan Komunitas Pedagang Pemerhati Pasar Tradisional Kota …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silahkan jawab pertanyaan sebelum mengirimkan komentar: