Home » News » Politik & Pemerintahan » Walikota Manado Temui Pedagang Sabuah Bulu Malalayang
Rental Mobil Murah di Manado

Walikota Manado Temui Pedagang Sabuah Bulu Malalayang

Foto Humas Protokol Cerdas Manado.

MANADO -Pantau dan Dialog Dengan Pedagang eks Sabua Bulu Malalayang, Walikota Vicky Lumentut Tegaskan Jangan Ada Jual Beli Lahan. Keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) eks Sabua Bulu kawasan pantai Malalayang, Kecamatan Malalayang, pasca penertiban beberapa waktu lalu, mendapat perhatian khusus Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA.

Buktinya, orang nomor satu di Manado mau berdialog dengan para PKL, serta memberikan ruang bagi PKL untuk menempati lahan tersebut sesuai pengaturan Perusahaan Daerah (PD) Pasar Manado dan Pihak Kecamatan Malalayang, Selasa (10/04) pagi hingga siang.

Foto Humas Protokol Cerdas Manado.

Tampak mendampingi Walikota dalam pantauan dan dialog tersebut, Camat Malalayang Deasy Kalalo SSos, Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan dan Hubungan Masyarakat (Humas) Steven Runtuwene SSos dan Kabag Umum PD Pasar Hentje Wenly SH.

Dalam dialog itu, Walikota Vicky Lumentut menegaskan PKL yang dijinkan untuk menggelar dagangan di eks Sabua Bulu adalah masyarakat yang berdomisili di Malalayang. Menurutnya, penegasan tersebut dilakukan untuk menghindari terjadinya jual beli lahan yang dikhususkan bagi masyarakat Malalayang.

Jika kedapatan ada pedagang yang memperjualbelikan lahan itu, dirinya menginstruksikan Direksi PD Pasar Manado dan pihak Kecamatan untuk mengambil tindakan tegas dengan menyerahkan lahan itu kepada masyarakat Malalayang lainnya, yang dinilai serius memanfaatkan lokasi tersebut untuk mencari nafkah.

Foto Humas Protokol Cerdas Manado.

“Para pedagang yang menempati lahan eks Sabua Bulu ini dikhususkan bagi warga masyarakat yang berdomisili di sekitar Pantai Malalayang. Pedagang harus mengutamakan keamanan dan kebersihan, guna keindahan sudut Kota Manado. Jangan ada pemilik lahan atau pedagang, yang berpindah tangan alias dijualbelikan. Jika kedapatan akan ditindak yakni diganti kepada orang atau pedagang yang sungguh-sungguh ingin mencari nafkah,, dan dikhususkan untuk berjualan bukan untuk tempat tinggal,” ujar Walikota Vicky Lumentut.

Lanjut dikatakan, pengelolaan kawasan eks Sabua Bulu diserahkan penuh kepada kerjasama antara PD Pasar Manado dan pihak Kecamatan Malalayang. Hal itu untuk menghindari adanya praktek Pungutan Liar (Pungli) dalam penarikan retribusi yang tidak jelas.

“Pengelolaan kawasan ini merupakan kerja sama dan tanggung jawab PD Pasar dan Kecamatan Malalayang. Jadi tidak ada pihak-pihak manapun, yang mengatas-namakan guna menarik retribusi yang tidak sesuai aturan. Semuanya pasti terdaftar oleh pihak Kecamatan, ini semua guna memberi kesempatan berusaha bagi warga setempat,” tukas Walikota pilihan rakyat Manado itu.

 

Tentang Redaksi

seputarsulut.com memberikan kesempatan kepada anda yang ingin mempublikasikan berita/kejadian yang ada disekitar anda. Selain itu, Kami juga akan akan membantu mempromosikan usaha anda baik melalui seputarsulut.com maupun lewat situs jejaring sosial yang kami kelolah. Ayo berbagi informasi seputar sulawesi utara lewat facebook, Google+ atau anda bisa follow akun kami di twitter

Lihat juga

Mantan Ketua dan Sekjen Presidium GMNI Pimpin Front Nasionalis Soekarnois, Mandatkan Prabowo – Sandi Kembalikan UUD 45 Asli

Jakarta, (28/09/2018) – Dinamika menjelang Pemilihan Presiden makin menarik. Setelah Yenny Wahid membawa sebagian Gusdurian mendukung …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silahkan jawab pertanyaan sebelum mengirimkan komentar: