Home » News » Straigh News » Walikota GSV Lumentut: “Akhirnya Doa Rakyat Manado Terkabul, Bantuan Bencana Manado Tahap 1 Rp. 213 M Tersedia”
Rental Mobil Murah di Manado

Walikota GSV Lumentut: “Akhirnya Doa Rakyat Manado Terkabul, Bantuan Bencana Manado Tahap 1 Rp. 213 M Tersedia”

 

wali n bantuan bencana foto bersama wali bantuan bencana

Kaitan dengan tindak lanjut bencana banjir bandang 2014. Sudah ada kabar baik itu infrastruktur maupun bantuan perumahan akan segera terealisasi. Berikut ini adalah petikan penyampaian Walikota Manado, G.S. Vicky Lumentut dan Deputi Rekonstruksi dan Rehabilitasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana RI, Harmensyah usai Rapat Koordinasi di Ruang Kerja Walikota Manado, Senin 28 September 2015.

…”Jadi apa yang ditunggu masyarakat dan perjuangan pemerintah kota Manado, khususnya Bapak Walikota, hibah dana bantuan bencana banjir bandang sudah disetujui, mungkin akan dicairkan tahun ini juga. Penandatanganan perjanjian hibah akan dilaksanakan pada 1 Oktober 2015. Harapan masyarakat bisa terwujud. Mudah-mudahan segala sesuatu berjalan dengan lancar, termasuk juga perumahan, lokasi pembangunan, dan kelengkapan infrastrukturnya.

Harapan masyarakat yang juga menjadi harapan kita semua, di mana harapan antara pusat dan daerah sama, dan perjuangan ini memang termasuk pak walikota sudah berkali-kali ke kementrian keuangan dan ke kita di BNPB. Besarannya 213 milyar, tahap pertama, sesuai dengan rencana aksi.

Terima kasih atas nama seluruh masyarakat kota Manado khususnya yang mengalami banjir bandang, terima kasih kami kepada BNPB yang melalui pak deputi RR, pak Harmensyah dan tim yang hari ini datang ke manado, tindaklanjut penyerahan SPPH yang menandai bahwa sudah ada keputusan pemerintah pusat untuk membantu. Hari ini Pak Deputi datang untuk mewujudkan bantuan itu, sekaligus mengundang Walikota pada 1 Oktober ke Jakarta menandatangani penyerahan Hibah tahap pertama.

Terima kasih kami, karena sudah lama ditunggu masyarakat. Lamanya ini bukan karena ada masalah, tapi karena kesiapan aspek hukumnya, sehingga ketika disalurkan, kita tidak menemukan persoalan hukum karena payung hukumnya sudah ada, PMK No. 162 tahun 2015, dan sebagai walikota harus membuat turunan dari peraturan itu. Kami telah berjanji, kami akan kawal penyaluran dana ini sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku. Masyarakat saya ajak berterima kasih, baik itu untuk kepentingan masyarakat maupun infrastruktur.

Khusus jembatan dendengan dalam, kami dapat dana DAK 2015, sambil menunggu dari BNPB, kami sudah menganggarkan pembangunan bagian bawah, karena kita harus membangun dua jembatan, Maesa dan Dendengan.
Soal dana, 213 M untuk sekarang, tetapi juga ada yang belum seperti untuk hasil pencatatan dulu 2014, tapi lahan yang disiapkan oleh Pemprov lahannya baru untuk 1000 unit. Sisanya masih akan disiapkan pematangan tanahnya. Oleh karena itu baru 1000 rumah yang dibangun sekarang, sisanya akan dibangun tahap berikutnya. Saya sudah diarahkan oleh Pak Deputi, kontraknya akan dilaksanakan tahun jamak yang dimungkinkan peraturan..”

Turut hadir dalam Rapat Koordinasi, Asisten 1 Sekda Provinsi Sulawesi Utara, Drs. John Palandung, didampingi Noldy Liow, Kepala BPBD Kota Manado, Maxmilian Tatahede, Kaban Bappeda, PKB Assa, PhD, dan Kaban BPMPK, Spener Tahulending. (JL)

banner-natal-pemprov1024

Tentang Johan Lumentut

seputarsulut.com memberikan kesempatan kepada anda yang ingin mempublikasikan berita/kejadian yang ada disekitar anda. Selain itu, Kami juga akan akan membantu mempromosikan usaha anda baik melalui seputarsulut.com maupun lewat situs jejaring sosial yang kami kelolah. Ayo berbagi informasi seputar sulawesi utara lewat facebook, Google+ atau anda bisa follow akun kami di twitter

Lihat juga

Timsel Bawaslu Sulut Cari Penyelenggara Pemilu Yang Berintegritas

MANADO –  Sejak dibentuk oleh BAWASLU RI, Tim seleksi calon BAWASLU Sulut bergerak cepat untuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silahkan jawab pertanyaan sebelum mengirimkan komentar: