Home » News » Feature » Sekot, “Nyepi Di Manado Wujud Harmonisnya Umat Beragama”
Rental Mobil Murah di Manado

Sekot, “Nyepi Di Manado Wujud Harmonisnya Umat Beragama”

Foto Steven Runtuwene.

MANADO –  Memperingati Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Usulu mewakili Walikota DR G.S Vicky Lumentut hadir dalam acara Dharma Santi menyambut Hari Suci Nyepi dan Tahun Saka 1939 bersama umat Hindu se-Kota Manado di lapangan Sparta Tikala Manado, Senin (27/03) siang hingga sore tadi.

Foto Steven Runtuwene.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Manado Drs Rum Usulu

Tampak hadir dalam acara keagamaan yang kental budaya Bali itu, Dandim 1309 Manado Letkol Arm Johanis Toar Pioh, Pembina Bimbingan Masyarakat (Pembimas) Hindu Kemenerian Agama Propinsi Sullawesi Utara Nengah Koko, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Ir Suryano MT, Ketua PHDI Kota Manado Drs Ida Bagus Ketut Alit MPd, Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado, Ketua Panitia Kolonel Putra Widyastama, serta beberapa pejabat Perangkat Daerah Pemerintah Kota Manado.

Acara diawali dengan upacara Tawur Kesanga yang dimulai sekitar pukul 10.00 Wita dengan lantunan berbagai persiapan umat Hindu untuk melakukan Catur Brata penyucian diri pada Hari Suci Nyepi Selasa (28/03) besok. Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekda Usulu, Walikota GSVL mengajak umat Hindu di Kota Manado untuk semakin meningkatkan kepedulian sosial sebagai warga Kota Manado.

“Mari kita saling berbagi, saling menolong, saling meneguhkan, saling menghormati dan menghargai, saling mengakui kelebihan dan kekurangan orang lain, membawa kedamaian yang dilandasi ketulusan dan kemurnian hati dan saling memberi diri kita untuk menjadi berguna bagi orang lain tanpa memandang latar belakang,” ujar Walikota, seperti dikutip Sekda Usulu.

Foto Steven Runtuwene.

Melalui perayaan Dharma Santi dalam rangka Hari Suci Nyepi, Walikota GSVL berharap sikap toleransi serta hubungan dengan sesama warga Kota Manado lainnya dapat berjalan harmonis, sehingga tercipta kedamaian dan ketenteraman ditengah-tengah masyarakat kota yang majemuk.

“Saya juga berharap, semangat perayaan Dharma Santi dapat memotivasi umat Hindu di Kota Manado untuk tampil terdepan dan aktif dalam mengisi pembangunan di kota ini. Mari bersama-sama kita bergandengan tangan berdoa dan bekerja bagi kebaikan kota Manado menuju Manado Cerdas yang semakin maju dan sejahtera,” tukas orang nomor satu di Manado itu.

Foto Steven Runtuwene.

Dalam kesempatan itu, Sekda Usulu melepas para peserta pawai Ogoh-Ogoh. Menariknya, pawai yang mengambil start dan finish di lapangan Sparta Tikala itu, menampilkan keberagaman agama dan budaya. Dibarisan depan, ada drum band dari Hang Tua, kemudian Paskibraka pembawa bendera merah putih, selanjutnya tarian kabasaran Minahasa Cakalele, barongsai, musik bambu serta simbol pemuka agama di Kota Manado.

Pawai yang berlangsung meriah itu, terdapat tiga ogoh-ogoh yang merupakan simbol kejahatan yang dipikul para pemuda Hindu. Diiringi pula barisan perempuan yang membawa hasil bumi diatas kepalanya.

Foto Steven Runtuwene.
banner-natal-pemprov1024

Tentang Redaksi

seputarsulut.com memberikan kesempatan kepada anda yang ingin mempublikasikan berita/kejadian yang ada disekitar anda. Selain itu, Kami juga akan akan membantu mempromosikan usaha anda baik melalui seputarsulut.com maupun lewat situs jejaring sosial yang kami kelolah. Ayo berbagi informasi seputar sulawesi utara lewat facebook, Google+ atau anda bisa follow akun kami di twitter

Lihat juga

Walikota GSVL, “Manado Fiesta 2017 Harus Juga Diketahui Warga Gereja”

MANADO – Dalam Ibadah minggu bersama warga khususnya jemaat GBI Marina Plaza, walikota Manado GSVL …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silahkan jawab pertanyaan sebelum mengirimkan komentar: