Home » News » Headline » “Mahasiswa Sekarang Cenderung Apatis Jika Membahas Masalah Bangsa”
Rental Mobil Murah di Manado

“Mahasiswa Sekarang Cenderung Apatis Jika Membahas Masalah Bangsa”

Sangat ironi kondisi didunia kampus terlebih khusus mahasiswa. Jika dahulu semangat idealisme dalam dalam memperjuangkan kepentingan bangsa dan Negara begitu menyala – nyala karena nasionalisme terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam kaitan dengan Hari Kebangkitan Nasional Presiden BEM FKM Unsrat Jimmy Paays mengungkapkan bahwa kondisi sekarang ini sudah berbeda dengan generasi yang terdahulu dimana sudah terjadi pergeseran budaya dalam memperjuangkan aspirasi mahasiswa dan juga aspirasi masyarakat.

“Dulu mahasiswa kalau turun kejalan sangat aktif dimana unjuk rasa dilakukan dengan partisipasi yang cukup tinggi apalagi menyangkut masalah bangsa, namun sekarang mahasiswa cenderung apatis,” ujar Paays.

Harusnya menurut Paays, kondisi yang ada sekarang hanya sebagian kecil aktivis – aktivis kampus yang menyuarakan aspirasi dengan lantang padahal sebagai mahasiswa harus juga peka dengan kondisi Negara yang belum memberikan kesejahteraan bagi rakyat. Dengan demikian kata Paays, sebagai mahasiswa dirinya menyarankan agar pemerintah harus melibatkan mahasiswa dalam kegiatan yang berhubungan dengan sosial kemasyarakatan untuk meningkatkan rasa nasionalisme. “Teman – teman (mahasiswa-red) juga harus lebih aktif lagi dalam kegiatan kemahasiswaan agar tidak terjebak dalam kegiatan – kegiatan yang negative,” saran Paaysjimy paay.

Sementara itu, Ikhsan Runtukahu dari BEM FPIK Unsrat mengungkapkan bahwa situasi potilik yang kondusif sangat diperlukan dalam pemantapan perekonomian nasional untuk perbaikan bangsa.”artinya stabilitas politik merupakan salah satu syarat dalam pemulihan dan pembangunan ekonomi secara total,” tutur Ikshan

Ikhsan yang juga aktivis KAMMI (Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia) ini menyarankan kepada pemerintahan Jokowi –JK agar lebih baik lagi dalam mengatur dan mengelola pemerintahan dengan cara memperbaiki moral lembaga Negara seperti legislative dan yudikatif sehingga dapat mewujudkan bangsa yang maju sesuai dengan cita – cita kebangkitan nasional.”107 Tahun Hari Kebangkitan Nasional akan bermakna sama dengan saat terlahirnya kebangkitan pergerakan kemerdekaan Indonesia. Semoga makna kebangkitan nasional membawa bangsa ini menjadi bangsa yang maju dan sejahtera, sehingga Indonesia benar – benar bangkit,” harapnya.

banner-natal-pemprov1024

Tentang Redaksi

seputarsulut.com memberikan kesempatan kepada anda yang ingin mempublikasikan berita/kejadian yang ada disekitar anda. Selain itu, Kami juga akan akan membantu mempromosikan usaha anda baik melalui seputarsulut.com maupun lewat situs jejaring sosial yang kami kelolah. Ayo berbagi informasi seputar sulawesi utara lewat facebook, Google+ atau anda bisa follow akun kami di twitter

Lihat juga

Bawaslu Bisa Batalkan Calon Kepala Daerah Yang Melanggar Aturan

RATAHAN (SeputarSulut.com) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulut menggelar sosialisasi pemilih partisipatif menyongsong Pilkada 2018. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silahkan jawab pertanyaan sebelum mengirimkan komentar: