Home » News » Politik & Pemerintahan » Mahasiswa Residen Minta Keringanan UKT, Komisi IV Deprov Keluarkan 3 Poin Rekomendasi Untuk Rektor UNSRAT

Mahasiswa Residen Minta Keringanan UKT, Komisi IV Deprov Keluarkan 3 Poin Rekomendasi Untuk Rektor UNSRAT

Penyerahan surat Rekomendasi Komisi IV DPRD Sulut, diberikan langsung kepada rektor UNSRAT Ellen Kumaat

SULUT – Guna menindaklanjuti aspirasi mahasiswa Fakultas Kedokteran Unsrat terkait permintaan penurunan UKT ditengah pandemi Covid-19, Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Utara melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama dengan Universitas Sam Ratulangi Manado (Rektor Unsrat Ellen Kumaat bersama Wakil Rektor, Dekan Faked, Koordinator Program Studi se-Faked), RSUP Prof. Kandou, Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi, IDI Sulawesi Utara dan IDI Manado, rabu (29/7) diruangan Paripurna DPRD Provinsi Sulawesi Utara.

Pada kesempatan itu, Anastasia Runtunuwu yang bicara atas nama mahasiswa PPDS mengungkapkan, aspirasi mereka satu-satunya adalah meminta keringanan pembayaran UKT karena banyak yang terkena dampak pandemi Covid-19. Bahkan menurut Anastasia, ada 9 orang dokter residen yang terpapar Covid-19.

“Terdiri dari 2 dokter di bagian bedah, 2 interna, 1 obgyn, 1 neurologi, 1 mata, dan 1 kardiologi,” bebernya.

Diapun memaparkan berbagai data yang bisa menjadi pertimbangan menggolkan aspirasi mereka ini. Mulai dari data Covid-19 di Sulut, hingga sejumlah perguruan tinggi di Indonesia yang memberikan keringanan UKT pada mahasiswa residen.

Foto bersama Komisi IV DPRD SULUT, Rektor UNSRAT bersama jajaran dan mahasiswa residen

Rektor Unsrat, Ellen Kumaat mengatakan bahwa terkait permintaan mahasiswa terkait penurunan UKT, itu memang sudah dibicarakan.

“Soal permintaan itu, saya akan membuat surat rektor melalui majelis rektor Indonesia, tidak mungkin saya pribadi menyurat langsung ke kementerian, harus melalui majelis rektor, karena itu bentuk kebersamaan seluruh rektor se Indonesia” ungkapnya.

Komisi IV pun mendapat solusi terkait hal ini, dimana DPRD Sulut melalui Komisi IV bersama dengan rektorat Unsrat berencana akan mengeluarkan surat rekomendasi ditujukan ke pemerintah pusat terkait permintaan pengurangan UKT mahasiswa dimasa pandemi Covid-19.

Adapun Rekomendasi Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Utara :
– Agar Rektor Universitas Sam Ratulangi Manado menyurati Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, perihal aspirasi tentang keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT) pada masa pandemi CVD.
– Agar Rektor Universitas Sam Ratulangi menetapkan standar minimal Uang Kuliah Tunggal sesuai perundang-undangan. Komisi IV DPRD Sulawesi Utara akan mengawal aspirasi tersebut.
– Mengusulkan kepada pimpinan DPRD Sulawesi Utara agar mengirimkan surat kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI terkait masalah tersebut.

Ketua Komisi IV DPRD SULUT, Braien Waworuntu

Kepada seputarsulut.com, Ketua Komisi IV Braien Waworuntu pun mengatakan mewakili pimpinan dan anggota DPRD akan terus mengawal permintaan ini sampai ke pusat. Semoga perjuangan ini dapat segera direalisasikan.

“Salam Restorasi, Braien R L Waworuntu,SE Ketua Komisi IV Bidang Kesejahteraan Rakyat DPRD Provinsi Sulawesi Utara,”

Turut hadir, Koordinator Komisi IV Billy Lombok, Wakil Ketua Komisi IV Careig Runtu, Sekretaris Komisi IV Fransiskus Silangen, Anggota Komisi IV Melky Pangemanan, Richard Sualang, Yusra Al Habsyi, Melisa Gerungan serta yang hadir secara Virtual, I Nyoman Sarwa.

(Ardybilly)

Promo Daihatsu Manado 2018

Tentang ardy

seputarsulut.com memberikan kesempatan kepada anda yang ingin mempublikasikan berita/kejadian yang ada disekitar anda. Selain itu, Kami juga akan akan membantu mempromosikan usaha anda baik melalui seputarsulut.com maupun lewat situs jejaring sosial yang kami kelolah. Ayo berbagi informasi seputar sulawesi utara lewat facebook, Google+ atau anda bisa follow akun kami di twitter

Lihat juga

JG-KWL, Bupati Minut Pilihan Wong Cilik

MINUT – Calon Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara Joune Ganda – Kevin Wiliam Lotulung …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silahkan jawab pertanyaan sebelum mengirimkan komentar: