Home » News » Politik & Pemerintahan » Kurang Diminati Peserta Didik, Pansus LKPJ Kunjungi SMKN 1 Dumoga
Rental Mobil Murah di Manado

Kurang Diminati Peserta Didik, Pansus LKPJ Kunjungi SMKN 1 Dumoga

20170411_170545
DUMOGA – Pansus (Panitia Khusus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Sulut Tahun Anggaran (T.A) 2016 dibawah kepimpinan Ketua Pansus Ferdinand Mawengkang melakukan investigasi di beberapa titik lokasi di Kabupaten Bolaang Mongondow dan Kota Kotamobagu bersama perwakilan SKPD terkait, Selasa (11/04).

Salah satu lokasi  yang dikunjungi oleh Pansus DPRD Sulut dan beberapa SKPD adalah SMK Negeri 1 Dumoga yang dipandang perlu mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Provinsi.

Ditambah lagi, gedung yang begitu besar dengan luas kepemilikan tanah berkisar 30 hektar tidak berimbang dengan jumlah peserta didik kurang dari 100 orang, karena selama beroperasi tidak maksimal disebabkan semakin menurunnya minat siswa untuk mengenyam pendidikan di sekolah tersebut.

Kepala Sekolah SMK N 1, I Dewa Gde Sutirtayasa saat memberikan keterangan terkait kendala yang dihadapi adalah masalah  infrastuktur jalan yang tidak memadai dan faktor pernah terjadi kasus tarkam di jalan menuju sekolah, sehingga SMK dalam jangka waktu lama tidak melakukan kegiatan proses belajar mengajar.

“Jarak antara sekolah dengan perkampungan lumayan jauh, ditambah lagi akses jalannya belum diperbaiki dan sempat empat tahun sekolah ini tidak beroperasi karena adanya aksi tarkam,” jelas Sutirtayasa.

Menanggapi keluhan  Kepala sekolah SMK, anggota pansus Teddy Kumaat menyampaikan, alangkah baiknya sekolah dipindahkan di tempat yang mudah ditemukan keberadaannya.

“Sekolah ini tidak strategis, lebih baik dipindahkan di lokasi yang lebih strategis. Jarak dari perkampungan sampai SMK sekitar 18 Km, dan diperkirakan anggaran pengerjaan perbaikan jalan sekitar 30 Miliar.  Lebih baik pemerintah menghabiskan anggaran sebesar 10 Miliar untuk pembangunan relokasi Sekolah dari pada menghabiskan anggaran  30 Miliar,” ujar Kumaat.
20170411_164810-1
Kumaat melanjutkan, SMKN 1 Dumoga sebaiknya dialihfungsikan menjadi panti rehabilitasi narkoba atau tempat narapidana.

“Usul saya tempat ini dirubah saja menjadi panti rehabilitasi narkoba, kalau perlu dijadikan tempat narapidana  agar mereka bisa bercocok tanam,” ujar Kumaat, sembari mengatakan hal ini harus menjadi perhatian pansus untuk dibawa ke tingkat selanjutnya.

Senada dengan itu, anggota pansus Kristovorus Decky Palinggi menginginkan dibangun juga rumah sakit jiwa mengingat luas kepemilikan tanah Pemkab.

“Saya setuju dengan  usulan pak Kumaat, kalau perlu bukan hanya tempat rehabilitasi narkoba, tetapi juga dijadikan  rumah sakit jiwa mengingat tempat ini begitu  luas,” tandas Palinggi.

Terlihat Pansus mengikuti kunjungan ke Bolaang Mongondow, Wakil Ketua DPRD Sulut Marthen Manoppo, Ketua Pansus Ferdinand Mawengkang, Kristovorus Decky Palinggi, Teddy Kumaat,  Edison Masengi, dan didampingi perwakilan SKPD.

(Ardybilly)

banner-natal-pemprov1024

Tentang ardy

seputarsulut.com memberikan kesempatan kepada anda yang ingin mempublikasikan berita/kejadian yang ada disekitar anda. Selain itu, Kami juga akan akan membantu mempromosikan usaha anda baik melalui seputarsulut.com maupun lewat situs jejaring sosial yang kami kelolah. Ayo berbagi informasi seputar sulawesi utara lewat facebook, Google+ atau anda bisa follow akun kami di twitter

Lihat juga

BUKBER Bersama Komunitas Pedagang, Dirut Kientjem Serahkan Bantuan Pada Anak Yatim

Manado – PD Pasar Mengelar Buka Puasa Bersama dengan Komunitas Pedagang Pemerhati Pasar Tradisional Kota …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silahkan jawab pertanyaan sebelum mengirimkan komentar: