Home » News » Feature » ILUNI UI Sulut: “Cegah Banjir Semua Harus Bersinergi”
Rental Mobil Murah di Manado

ILUNI UI Sulut: “Cegah Banjir Semua Harus Bersinergi”

iluniMANADO –   Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI) Wilayah Sulawesi Utara yang diketuai Wakil Gubernur Sulut ,  Steven Kandouw SE, mengadakan diskusi tentang lingkungan  semalam , Rabu (29/3/2017). Adapun tema diskusi adalah tentang ‘Manado Bebas Banjir, Mungkinkah?’.    Diskusi yang berlangsung hangat dan akrab ini menghasilkan beberapa temuan dan solusi menarik.

Koordinator Diskusi, Dr Ferol Warouw SH ST MEng jadi moderator dengan sedikit menjelaskan apa harapan dari hasil diskusi nanti untuk identifikasi penyebab serta solusi pencegahan banjir, khususnya di Manado.   Pangkie Pangemanan alumni UI dari program studi Ilmu Lingkungan yang rumahnya di Tikala kena dampak langsung Banjir tahun 2014, memberikan beberapa usulan untuk solusi ke depannya.

iluni3

Setelah dibuka dengan doa oleh Prof. Grace Kandou, dan sambutan pembukaan oleh wakil ketua Iluni UI Sulut Dr. Harley Mangindaan, selanjutnya Dr Ir Veronica Kumurur MSi yang berlatar belakang Dosen Fakultas Teknik Unsrat Jurusan Arsitektur Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota, menampilkan sejumlah peristiwa banjir  di Manado.

“Manado berada di dataran rendah,” ujar Veronica.  Sehingga, lingkungan yang kian lama kian rusak menyebabkan banjir. Perubahan bentang alam contohnya pembangunan ringroad yang merusak keseimbangan alam. Untuk itu pengawasan dan penegakkan aturan dari pemerintah untuk keselamatan lingkungan bagi ketua PS Arsitektur Unsrat ini ditegaskan adalah sangatlah penting.

Hal menarik juga diungkapkan dekan FKM Unsrat Prof. Grace Kandou yang menegaskan pentingnya edukasi bagi masyarakat apalagi bagi generasi muda tentang pentingnya menjaga lingkungan.  Selanjutnya peserta lainnya  Recky dan Een yang menusulkan  untuk  perlunya mapping dan proses perijinan mendirikan bangunan yang perlu diperketat.

iluni2Peserta diskusi antara lain Dr Ir Veronica Kumurur MSi, Prof Dr dr Grace Kandou MKes, Marlon Kamagi MSi, Dr Ir Ricky Rengkung ME, dr Irrine M Rompas SpPK, dr Victor Joseph SpJP FIHA, Dr dr Novie Rampengan SpAK DTM&H MCTM(TP), Dr Een Walewangko MSE, Ferlansius Pangalila SH MH, Aditio Suyitno, Dr Harley Mangindaan, Ir Pankie Pangemanan MSi, dr Eka Lantung, Rocky Mapaliey, Donald Porajow SE MSi, Dr Ferol Warouw SH ST MEng, Ribut Raharjo, dr.Glady Rambert, Aditio Suyitno,  dan Eka Lantang.

Mereka menyimpulkan perlunya sinergi kebijakkan setiap daerah, sehingga setiap kepala daerah harus  terlibat dalam pengambilan kebijakkan.  Lantaran Manado menjadi muara setiap sungai dari berbagai kota Kabupaten lainnya di daerah yang lebih tinggi.    Contohnya hulu dari DAS Tondano sebenarnya berasal dari Noongan , melewati Minahasa dan Tomohon lalu bermuara ke pantai Manado. Untuk itu tindak lanjut diskusi ini nantinya direncanakan akan mengadakan pertemuan dengan Pemprov Sulut dan pemkot Manado untuk membantu memberikan paparan akademik tentang solusi mengatasi banjir, khususnya di Manado.

 

banner-natal-pemprov1024

Tentang Redaksi

seputarsulut.com memberikan kesempatan kepada anda yang ingin mempublikasikan berita/kejadian yang ada disekitar anda. Selain itu, Kami juga akan akan membantu mempromosikan usaha anda baik melalui seputarsulut.com maupun lewat situs jejaring sosial yang kami kelolah. Ayo berbagi informasi seputar sulawesi utara lewat facebook, Google+ atau anda bisa follow akun kami di twitter

Lihat juga

GPdI ‘Rajawali’ Kanonang Terus Membangun

MINAHASA –  Gereja Pantekosta Di Indonesia (GPdI)   Jemaat Rajawali Desa Kanonang Kawangkoan terus membangun. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silahkan jawab pertanyaan sebelum mengirimkan komentar: