Home » Lifestyle » Dua Penyakit Ini Faktor Risiko Tertinggi Pengaruhi Kesehatan Ginjal
Rental Mobil Murah di Manado

Dua Penyakit Ini Faktor Risiko Tertinggi Pengaruhi Kesehatan Ginjal

Dua Penyakit Ini Faktor Risiko Tertinggi Pengaruhi Kesehatan GinjalPenyakit diabetes dan hipertensi masih menjadi dua faktor risiko yang paling sering menyebabkan penyakit ginjal kronik (PGK). Bahkan, setiap tahun angkanya cenderung meningkat. Ini berdasarkan data Prof. Wiguno Prodjosujadi Guru Besar Fakultas Kedokteran Indonesia (2000) dan Indonesian Renal Registry (2007-2009).

Dr. Dharmeizar, SpPD-KGH, memaparkan data tersebut dalam jumpa pers Peringatan Hari Ginjal Sedunia 2014 di JW Marriot, Kamis 3 Maret 2014 siang, dengan tema “Penyakit Ginjal Kronik dan Penuaan”. Data tersebut menujukkan persentase beberapa penyakit pemicu PGK pada tahun 2000, 2007-2009.

Persentase PGK akibat diabetes mellitus cenderung mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada tahun 2000 berada di angka 17,54 persen. Lalu pada 2007-2010, secara berturut angkanya bertambah menjadi 20,10 persen, 20,26 persen, dan 23 persen. Begitu pula pada angka hipertensi atau tekanan darah tinggi. Secara berturut angkanya meningkat dari 15,72 persen, menjadi 24,52 persen, 20,51 persen,dan 29 persen.

Angka tersebut berbanding terbalik dengan jenis penyakit lainnya, terutama penyakit gangguan fungsi ginjal, seperti Glomerulonefritis dan Obstruksi. “Apabila dibandingkan negara maju, angkanya sudah ditekan sampai di bawah 15 persen,” ujar Dharmeizar.

Oleh karena itu, Dharmeizar mengimbau masyarakat untuk rutin memantau kadar gula dan tekanan darahnya sebagai langkah awal pencegahan PGK. Meminum air mineral secukupnya (2 liter per 24 jam) juga menjadi kunci penting untuk menghindari PGK.

Bagi mereka yang sudah terdiagnosis diabetes dan hipertensi, diharapkan untuk terus menerapkan gaya hidup sehat, seperti aktif bergerak dan mengonsumsi makanan berserat.

Penyakit ginjal kronik adalah penurunan fungsi ginjal secara perlahan-lahan dengan rentan waktu lebih dari tiga bulan karena adanya kerusakan ginjal yang disebabkan oleh abnormalitas struktural atau fungsional.  Umumnya penyakit ini sering terjadi pada kelompok usia 50 tahun ke atas. Sebab, seiring pertambahan usia, fungsi ginjal mengalami penurunan. Perokok dan penderita obesitas pun berisiko. Hemodialisis (cuci darah) dan transplantasi ginjal adalah solusi efektif untuk mengendalikan penyakit ini Sumber

banner-natal-pemprov1024

Lihat juga

Cara Mengajarkan Anak Sikat Gigi

Cara Mudah Mengajarkan Anak Sikat Gigi

Tidak sulit mengajarkan anak sikat gigi. Asal orangtua rutin memberi contoh maka anak akan mengikuti. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silahkan jawab pertanyaan sebelum mengirimkan komentar: