Home » Opini » Inspirasi (page 2)

Inspirasi

Menghina

Natal tahun  2011, saya diajak makan di salah satu Rumah Makan di Tinoor,  Jl. Manado – Tomohon.   Menu favorit  “tikus ekor putih”  yang memang tiada duanya nikmatnya itu, habis kami santap.  Tiba-tiba ada seseorang yang berkata demikian, “Ini ada orang Gunungkidul yang setiap hari makan ungkrung (kepompong) dan belalang. Jijik ah!”  Tentu saja kata-kata itu ditujukan kepada saya dan saya …

Selengkapnya

Bela Rasa

Bela Rasa, Oleh: Markus Marlon. Tahun 1999, saya pernah mengunjungi orang yang sedang sakit di Rumah Sakit Islam di Tegal. Sewaktu datang di Ruang VIP Alamanda, saya hanya diam membisu selama 30 menit dan setelah itu pamit pulang. Tiga hari berikutnya, anaknya datang kepada saya dan mengucap terima kasih karena “kehadiran” saya  selama ayahnya  sakit ternyata membawa arti tersendiri. Bahkan tahun …

Selengkapnya

Kesepian

Beberapa tahun yang lalu,  2001, saya berkunjung di sebuah wisma Jompo Bantar Bolang – Pemalang (Jawa Tengah). Di sana saya bincang-bincang dengan penghuni rumah tersebut. Dalam  sharing itu, setiap kali mata eyang kakung  (Kakek)  itu melirik ke pintu utama. Lantas, saya bertanya kepada salah satu  yangkung,  “Kung, mengapa pandangan mata  yangkung  itu selalu terarah ke pintu utama?” yangkung   itu pun …

Selengkapnya

Berjuang

Membaca sajak dari Rudolf  Otto Wiemer (1905 – 1998), saya menjadi terkesima dengan apa yang diperjuangkan oleh  seekor ulat. Dikisahkan bahwa ulat itu merayap dan merayap dan terus merayap untuk sampai pada rumput yang hijau segar. Sementara di jalan itu lewat dua puluh mobil dalam satu menit dan ribuan dalam satu jam. Tetapi ia merayap maju perlahan-lahan,  ia merayap, merayap, …

Selengkapnya

Sial

Paskah  2012, saya bersama sahabat setelah merayakan Paskah  mengadakan perjalanan ke Poso. Ketika hendak kembali ke Palu, ban mobil kami mengalami kebocoran. Dengan penuh kesabaran, kami mencoba mengganti ban yang bocor itu dengan ban serep. Hampir selesai mengganti ban, ternyata ban depan juga kena paku. Sial! Hari yang indah yang seharusnya kami pergunakan untuk silaturahim, malah kami gunakan untuk ganti …

Selengkapnya

Pesan untuk Guru dan Orang Tua

Lima belas tahun lalu saya pernah mengajukan protes pada guru sebuah sekolah tempat anak saya belajar di Amerika Serikat. Masalahnya, karangan berbahasa Inggris yang ditulis anak saya seadanya itu telah diberi nilai E (excellence) yang artinya sempurna, hebat, bagus sekali. Padahal dia baru saja tiba di Amerika dan baru mulai belajar bahasa. Karangan yang dia tulis sehari sebelumnya itu pernah …

Selengkapnya

Aku Cuma Pemuisi Biasa

Inspirasi

Apapun penilaian orang tentangku, aku tetap berpikiran positif dan akan menempatkan posisiku pada tempat sewajarnya, pada kursi yang seharusnya aku duduki meskipun sudah lapuk dan reot sambil menikmati secangkir cappuccino kesukaanku yang diseduh oleh guruku, sahabatku, perempuan bermata embun. Sebagaimana aku hanya seorang penyuka seni, maka akan kusimpan beberapa sajakku yang berhasil kuhimpun diantara daun-daun yang berserakan. Mungkin akan kuberikan …

Selengkapnya

Tikus Makan Tikus

Sky Fall James Bond

Beberapa hari kemudian ada seorang saudagar kaya mampir di pulau itu hanya sekedar ingin melepas penat perjalanan dan sekaligus ia ingin merasakan sejenak kenyamanan pulau di pulau yang sangat indah dan terkenal tersebut. Ia melepas sauh kapal kecilnya di pesisir pulau itu, sampai menjorok ke bagian daratan pulau. Tak disangka ada beberapa tikus dari kapal tua milik saudagar itu turun …

Selengkapnya

Mundur

Ketika menyaksikan film  dengan judul The Three Kingdom atau  Sam Kok (51 keping cakram), sering dalam setiap pertempuran, jika salah satu negara merasa terpojok dan mengarah kepada kekalahan, maka sang pemimpin berteriak, “Mundur!!” Kemudian kita akan berkata, “Pengecut! Banci!Tidak punya nyali!”  Tunggu dulu dan jangan salah, mereka itu mundur bukan kalah, tetapi untuk menyusun langkah-langkah strategi dan mengevaluasi.  Orang Jawa …

Selengkapnya

Jengkel

Suatu hari pada suatu masa, saya berjumpa dengan ibu tengah umur yang tidak menikah dan mengeluh demikian, “Mengapa ponakan-ponakan saya ini koq tidak ada yang datang ke rumah pada HUT-ku. Padahal, mereka semua saya biayai kuliahnya. Bahkan saya membantu yang sulung waktu pernikahan. Saya juga menolong si bungsu waktu tour  ke luar negeri. Mereka tidak tahu rasa terima kasih”.           …

Selengkapnya