Home » News » Headline » Bos Net Invest DPO?,, Kuasa Hukum : Saya dan Focksi Mengambil Surat di Kadiv Propam Mabes Polri
Rental Mobil Murah di Manado

Bos Net Invest DPO?,, Kuasa Hukum : Saya dan Focksi Mengambil Surat di Kadiv Propam Mabes Polri

Focksi dan kuasa hukumnya Ferley Kaparang, SH,MH, Sedang memperlihatkan surat pemeriksaan dari Kadis Propam Mabes Polri, di pusat perbelanjaan Grang Indonesia, Sabtu (27/02/2016)
Focksi dan kuasa hukumnya Ferley Kaparang, SH,MH, Sedang memperlihatkan surat pemeriksaan dari Kadiv Propam Mabes Polri, di pusat perbelanjaan Grand Indonesia, Sabtu (27/02/2016)

MANADO– Terkait penetapan daftar pencarian orang (DPO) , dugaan kasus Net Invest yang ditayangkan oleh pihak kepolisian pekan lalu, melalui media, terhadap Focksy Rapar dan Syalomitha Rapar, mendapat bantahan dari kuasa hukumnya, Ferley Kaparang, SH,MH.

Ia menjelaskan, sampai saat ini klien kami Focksi Rapar belum menerima surat panggilan dari Polresta Manado dan tidak pernah menarik diri.

“Setahu saya, sampai saat ini klien kami atas nama Focksi Rapar tidak pernah mendapat surat panggilan dari Polresta Manado untuk melakukan proses tahap dua,  dan kami sangat kaget membaca berita di media cetak maupun online bahwa klien kami masuk DPO.” Kata Kaparang di pusat perbelanjaan Grand Indonesia, Jakarta Pusat pada, Sabtu (27/02/2016), sekitar pukul 19:30.

Ia menjelaskan, unsur-unsur yang menjerat seseorang sebagai DPO,  salah satu unsurnya adalah mereka yang pernah mendapat surat panggilan polisi.

“Dan klien kami sangat koperatif , bahwa klien kami tidak menghindar dari proses hukum, ia terus menjalin komunikasi yang baik dengan pihak-pihak terkait seperti investor, dan mitra,”jelasnya.

Tak hanya itu, Kaparang juga menyampaikan dirinya dengan Focksi baru saja dipanggil Kadiv Propam untuk mengambil hasil pemeriksaan (SPHP2-3) dengan nomor surat B/19-2/11/2016/Divprom, di Mabes Polri.

”Memang saya baru selesai menerima SPHP2 di Mabes Polri, harapan kami proses hukum bisa berjalan dengan baik. Kemudian, tak ada kesan berkas yang pengajuan untuk kasus ini dipaksakan, artinya perlu penguatan data dan bukti-bukti. Bila saja belum kuat, ya tentunya pihak Kejaksaan kami yakin selektif melihat ini,” ucap Kaparang.(js)

banner-natal-pemprov1024

Tentang ardy

seputarsulut.com memberikan kesempatan kepada anda yang ingin mempublikasikan berita/kejadian yang ada disekitar anda. Selain itu, Kami juga akan akan membantu mempromosikan usaha anda baik melalui seputarsulut.com maupun lewat situs jejaring sosial yang kami kelolah. Ayo berbagi informasi seputar sulawesi utara lewat facebook, Google+ atau anda bisa follow akun kami di twitter

Lihat juga

Turnamen JSFT 2017, Deprov War “Hajar” JIT 6 – 2

MANADO – Di laga pembukaan Grup B dalam rangkaian Jurnalis Sulut Futsal Turnamen (JSFT) 2017 …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silahkan jawab pertanyaan sebelum mengirimkan komentar: