Home » News » Feature » Anak Walikota Manado Ikut Jejak Ortu Jadi Penatua GMIM
Rental Mobil Murah di Manado

Anak Walikota Manado Ikut Jejak Ortu Jadi Penatua GMIM

Foto Steven Runtuwene.

MANADO – Antar Anak Ivan Jadi Penatua Pemuda, Walikota GSVL dan First Lady Ikuti Ibadah Peneguhan Pelsus Jemaat GMIM Sion Perak Sorong Pakowa.  Keluarga Lumentut Runtuwene tidak hanya menjadi keluarga yang melayani masyarakat Kota Manado namun merupakan keluarga pelayan Tuhan yang setia.

Buktinya, setelah Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dan isteri tercinta Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS diteguhkan sebagai Penatua atau Ketua Pria/Kaum Bapa dan Ketua Wanita/Kaum Ibu Jemaat GMIM Elim Malalayang Satu Barat beberapa waktu lalu, kini giliran anak terkasih Kristo Ivan Ferno Lumentut, yang diteguhkan sebagai Penatua atau Ketua Komisi Pemuda Jemaat GMIM Sion Perak Sorong Pakowa, Minggu (10/12) pagi.

Foto Steven Runtuwene.

Untuk memberikan dorongan semangat kepada sang anak Ivan dalam bekerja di ladang Tuhan, Walikota GSVL dan First Lady Kota Manado Prof Paula ikut menyaksikan prosesi pelantikan dan peneguhan Pelayan Khusus di gereja dimana Ivan berdomisili dan mengabdi bersama rekan-rekan pemudanya.

Sementara, Walikota GSVL mengaku kepercayaan yang diberikan Tuhan dalam kehidupan keluarganya, menjadi tantangan tersendiri ditengah tugas sebagai kepala daerah.

Foto Steven Runtuwene.

“Kepercayaan yang diberikan Tuhan kepada kami keluarga Lumentut Runtuwene, baik kepada saya dan isteri yang boleh melayani di Jemaat GMIM Elim Malalayang, maupun anak kami Ivan yang dipercayakan Tuhan menjadi Pelayan Khusus di Jemaat GMIM Sion Perak Sorong Pakowa. Selaku pelayan Tuhan kami sangat bersyukur, apalagi ditengah tugas saya mengemban amanat rakyat sebagai Walikota Manado,” pungkas Walikota GSVL, seraya meminta doa warga kota Manado untuk tugas-tugas yang diemban keluarganya baik dalam gereja maupun pemerintahan.

 Ibadah peneguhan dipimpin Pdt DR Arthur Rumengan MTh, salah satu Wakil Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM). Dalam khotbah yang didasarkan pada bacaan Alkitab Yesaya 40 ayat 1 sampai 11 itu mengajak semua Pelsus dan jemaat untuk bekerja-sama dan meninggalkan perbedaan yang ada.

Foto Steven Runtuwene.

“Mari kita bekerja bersama-sama, sebagai pelayan Tuhan. Tinggalkan semua perbedaan diantara kita. Mari kita jalan sesuai dengan kehendak Allah, bukan kita sebagai umat manusia atau pribadi kita masing-masing,” ujar mantan Sekretaris Umum BPMS GMIM itu, seraya mengingatkan agar selalu minta pertolongan Roh Kudus.

Foto Steven Runtuwene.

“Mintalah Roh Kudus untuk menuntun setiap langkah kita, agar bisa menggembalakan anggota jemaat agar mereka selalu datang kehadiratNya. Kita harus bisa menolak semua bentuk godaan. Memang tidak ada manusia yang sempurna, tapi kita harus banyak belajar untuk melayani dan dilayani. Itulah tugas suci dan mulia dari para Pelsus yang baru diteguhkan ini,” tukasnya.

Pdt Rumengan juga menasehati para Pelsus yang baru untuk senantiasa bersandar pada Tuhan. “Maka semua pasti akan dilancarkan dan dituntaskan hingga mengakhiri masa tugas sebagai pelayan iman. Mari kita bergandengan tangan untuk bisa terus memuliakan nama Tuhan, selamat bertugas dan melayani,” tukas Pdt Rumengan.

Tentang Redaksi

seputarsulut.com memberikan kesempatan kepada anda yang ingin mempublikasikan berita/kejadian yang ada disekitar anda. Selain itu, Kami juga akan akan membantu mempromosikan usaha anda baik melalui seputarsulut.com maupun lewat situs jejaring sosial yang kami kelolah. Ayo berbagi informasi seputar sulawesi utara lewat facebook, Google+ atau anda bisa follow akun kami di twitter

Lihat juga

Walikota Vicky Lumentut Buka Manado Trail Adventure 2018

MANADO –   Diikuti 700 Kroser, Walikota Vicky Lumentut Buka Manado Trail Adventure 2018 .     Kejuaraan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Silahkan jawab pertanyaan sebelum mengirimkan komentar: